Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Isu Pungli di Wilayah Hukum Sakra Timur Menyeruak

Kamis, 26 Februari 2026 | Februari 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-27T02:30:04Z
Ilustrasi prilaku pungli


SELONG - Isu prihal dugaan pungutan liar oleh oknum aparat buat geger masyarakat Kecamatan Sakra Timur. Pasalnya, pungli itu dilakukan oleh penegak hukum yang seharusnya melindungi rakyat.


Isu tersebut membuat daftar panjang prilaku tak terpuji aparat penegak hukum. Buntutnya semakin buruk di mata masyarakat. 


Dugaan pungli itu dilakukan saat menangani salah satu kasus tenaga kesehatan di wilayah hukum Sakra Timur. Yakni salah satu pejabat di Puskesmas setempat yakni LA, dan dua orang tenaga kesehatan lainnya I dan A.


I dan A telah menyetorkan sejumlah uang ke oknum polisi tersebut. Setoran itu sebagai bentuk pengamanan kasus itu.


Salah seorang tokoh pemuda Sakra Timur, Ihsan Nasir, mengaku telah mendengar isu tersebut. Menurutnya, ini menjadi preseden buruk bagi instansi Polri.


"Isunya ini dilakukan oleh oknum polisi dengan memintai sejumlah uang ke Nakse ini," bebernya, Kamis (26/02/2026).


Dari informasi yang dihimpun, tenaga kesehatan itu hanya menolong masyarakat, bukan membuka praktik. Namun oleh penegak hukum dituduh membuka praktik.


Tapi, imbuhnya, apa pun itu seharusnya diberikan pembinaan oleh aparat tersebut. Bukan malah, memintai sejumlah uang untuk pengamanan.


Hal ini menambah daftar panjang prilaku menyimpang aparat, ditengah perbaikan institusi itu. Lantaran itu, pria yang karib disapa Samar Katon ini, meminta agar Polres Lombok Timur bahkan Polda NTB itu, turun guna meredam isu tersebut.


"Atasan mereka harus turun, karena isu ini sangat meresahkan warga," tandasnya. (05/onc)

×
Berita Terbaru Update