![]() |
| Lomba: Siswa salah satu TK di Lotim tengah mengikuti lomba mewarnai di kampus Muhammadiyah Selong, Rabu (19/11/202). |
SELONG - 18 November 2025, menandakan bertambahnya umur bagi Muhammadiyah. Organisasi yang didirikan 1912 oleh Kiyai Haji Ahmad Dahlan itu, genap berumur 113 tahun.
Tentunya selama itu pula Muhammadiyah telah memberi kontribusinya bagi kemajuan negara, khusunya Kabupaten Lombok Timur.
Untuk memperingati milad Muhammadiyah di Lotim yang 113, sejumlah kegiatan digelar. Mulai berbagai lomba hingga Bazar UMKM.
Ketua Panitia Milad Muhammadiyah 113 Kabupaten Lombok Timur, Fathurrijal, menerangkan kegiatan ini merupakan pra Milad Muhammadiyah, selanjutnya resepsi akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 November 2025, mendatang.
"Kegiatan ini dikemas dengan cara sederhana," kata Ketua Panitia Milad 113 Muhammadiyah yang sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lombok Timur, Fathurrijal, seperti dikutip dari opsintb.com, Rabu (19/11/2025).
Pelaksanaan kegiatan itu, sesuai dengan instruksi PP Muhammadiyah. Dia menerangkan, milad dilakukan denhan sederhana dan boleh dikemas dengan berbagai agenda, terpenting yang nampak syiarnya.
Kegiatan yang bertajuk Memajukan Kesejahteraa Bangsa, dimeriahkan dengan berbagai acara sebagai pra milad yakni lomba Adzan diikuti oleh 45 orang, Tahfiz 70 orang, dan lomba mewarnai tingkat TK yang diikuti oleh 370.
Selain berbagai lomba, panitia juga mengadakan Bazar UMKM, pasar murah beras SPHP serta donor darah, yang kegiatannya terpusat di kampus Muhammadiyah Selong.
"Nanti di hari Sabtu ada apresiasi dari Lazsmu kepada Hafidz dan Hafidzoh dan kepada mereka yang pernah ikut lomba dan juara," terangnya.
Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) Selong, M Arhandika Rahman membeberkan, berbagai kegiatan lomba ini diadakan secara bersamaan dalam satu waktu. Hanya lokasinya saja yang berbeda.
"Pengumuman pemenang setiap lomba akan langsung ke sekolah masing-masing, dan pengambilan piala nanti pada resepsi," terangnya.
Pada hari berikutnya, kata dia, pihaknya bakal melakukan kajian sekaligus silaturrahmi ke Lapas kelas IIB Selong, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Timur. Semua ini sebutnya merupakan rangkaian kegiatan pra milad.
Semua dilakukan untuk menggerakkan AUM nya Muhammadiyah khususnya, dan hati masyarakat umumnya. Agar bisa berkumpul dan bersilaturrahmi, bersinergi dan bersatu untuk membangun bangsa.
"Apalagi kunjungan ke Lapas, melakukan kajian disana, ini spesial dan baru pertama kali," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang pendamping peserta lomba mewarnai tingkat TK, Muhammad Subhan, mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut. Kendati ada beberapa yang harus diperbaiki pada event selanjutnya, namun tak membuat rasa kekagumannya luntur.
"Ini sudah mantap karena sudah mau mencoba. Lebih tertata lagi di next eventnya," ucapnya.
